Rumah gadang tidak hanya sebagai tempat tinggal saja, namun
memiliki fungsi lain seperti sebagai monumen, dan sebagai lembaga di
minangkabau.
RUMAH GADANG SEBAGAI MONUMEN. Monumen adalah tempat atau bangunan yang mengandung nilai
sejarah. Bangunan tersebut merupakan saksi tentang suatu peristiwa. Jadi, rumah
gadang sebagai monumen berartikan rumah gadang mengandung nilai sejarah bagi
masyarakat minangkabau.
Banyak hal yang tersimpan di rumah gadang, baik berupa benda
material maupun tidak. Yang berupa benda, misalnya harta kekayaan kaum,
peninggalan nenek moyang, dan pusak – pusaka lainnya. Sedangkan yang bukan
berupa benda adalah seperti adat, ajaran, falsafah, dan nilai – nilai budaya
lainnya.
RUMAH GADANG SEBAGAI LEMBAGA. Kekerabatan matrilineal di minangkabau merupakan satu –
kesatuan sebuah keluarga yang besar. Salah satu pemersatu dan cirinya adalah
rumah gadang. Keluarga tersebut tinggal dalam sebuah rumah nan gadang. Di sanalah segala yang menyangkut dengan
kehidupan keluarga terjadi. Dalam hal ini rumah gadang tidak hanya sebagai
tempat tinggal saja, tetapi juga sebagai pusat administrasi pemerintahan
kerabat matrilineal.
Pada masa dahulunya, mamak sebagai kepala pemerintahan tidak
memiliki kantor dan pusat ketatausahaan seperti sekarang. Maka dari itu rumah
gadang dijadikan sebagai pusat administrasi keluarga matrilineal. dalam hal ini
fungsi rumah gadang sangat banyak dan berperan penting sebagai pusat
pemerintahan.
Rumah gadang
menggambarkan kelarasan yang di anut, dan martabat serta harga diri.
Jika suatu rumah gadang tampil dengan kemegahan dan di lengkapi dengan rangkiangnya,
petanda martabat da harga diri penghuninya
sangat tinggi.
