Home » » Wilayah atau Daerah Pesisir Minangkabau

Wilayah atau Daerah Pesisir Minangkabau

Wilayah pasisia merupakan daerah rantau orang luhak tanah datar dan luhak agam. Mereka menyebear ke arah barat , kemudian sebagian menetap  dipantai. Perpindahan tersebut berlangsung secara bertahap, bukan pindah secara serempak seperti transmigrasi sekarang.

Penyebaran masyarakat Luhak tanah Datar yaitu :

Perpindahan penduduk luhak tanah datar ke arah selatan, melahirkan tiga belas nagari yang kemudian dikenal dengan kubuang XIII. Nagari-nagari tersebut ialah solok salayo, koto hilalang, cupak, talang, gauang, saok laweh, gantuang ciri, koto gadang, koto anau, muaro paneh, koto baru, koto gaek, dan tanjuang balingkuang.

Dari kubuang XIII, mereka terus menyebar ke nagari-nagari arah selatan seperti : alahan panjang, pantai cermin, dan alam surambi sungai pagu. Dari sini mereka terus menyebar lagi ke arah pesisir selatan  dan akhirnya sampai ke daerah muko-muko di perbatasan bengkulu.

Nagari-nagari yang terletak di daerah pesisir selatan tersebut ialah : ranah pasisia, silawaik, lunang, indopuro, aia aji, pungasan, sungai tunu, labuan  balai salasa, surantiah, sungai sirah, lakitan, koto baru, kambang, ampiang perak, taratak, batang kapeh, salido, painan, lumpo, asam kumbang, bayang, koto marapak, tarusan koto sabaleh, dan lubuak kilangan.

Lain halnya, dari daerah batipuah X koto tanah datar, penyebaran penduduk terjadi ke arah barat. Dari jaho dan tambangan mereka sampai di anduriang kayu tanam, guguak kapalo hilalang, sicincin, toboh pakandangan. Daerah ini dikenal dengan ujuang darek kapalo rantau yaitu perbatasan luhak dengan rantau.

Dari wilayah itulah mereka menyebar kearah pasisia yaitu : VII koto sungai sariak yang terdiri dari beberapa nagari : tandikek, batu kalang, sungai sariak, sungai durian, dan ampalu. Sebagian dari mereka terus menyebar ke wilayah padang VIII suku seperti : pasia ulak karang, ranah binuang, palinggam, subarang gantiang, parak gadang, aia cama, alang laweh, balai tampuruang, dan kampuang olo parak karambia.
Berdasarkan penyebaran tersebut, kelihatan dari luhak tanah datar mereka menempati wilayah yang cukup luas, yaitu kabupaten pesisir selatan, kota madya padang, dan sebagian wilayah padang pariaman sekarang.

Penyebaran penduduk luhak agam hingga mencapai pasisia adalah sebagai berikut.

Dari siano koto gadang, sampai ke lawang tigo balai dan palembayan. Sebagian di antara mereka menuju arah pasaman sekarang yaitu kumpulan, ganggo, kinali, sundatar, tiagan, dan sasak. Sebagian rombongan itu sampai ke lubuak basuang, tiku. Rombongan yang dari matur juga sebagian melanjutkan penyeberangannya hingga kemaninjau X koto, terus ke XII koto, sungai garinggiang, gasan dan tiku, cimpago, ulu banda, dan terus menjadi V koto kampuang dalam, pariaman sabatang panjang dan malai sabatang panjang.

Penyebaran ke arah utara selanjutnya : dari sasak dan kinali terus ke parik batu, koto baru, padang tujuh, aua kuniang, lubuak pudiang, aia gadang, sontang muaro kiawai, sungai aua, ujuang gadiang, parik, aia bangih, dan daerah disekitarnya.

 Berdasarkan uraian di atas, penyebaran penduduk luhak agam ke wilayah pasisia meliputi daerah pasaman dan sebagian kabupaten padang pariaman sekarang. Dan masih banyak lagi penyeberan yang terjadi selanjutnya.

Comments
0 Comments

0 komentar disini:

Post a Comment

Translate